IDENTITAS JABATAN DAN PEJABAT
Nama Jabatan : Supervisor Akutansi dan Pajak
Unit Kerja : Keuangan
Nama Perusahaan : PT. Multi Terminal Indonesia
Nama Pejabat : Entjen Jusni
Masa Kerja di Jabatan : 3 Tahun
Masa Kerja di Perusahaan : 7 Tahun
Pelatihan yang pernah diikuti : - Operasional Kepelabuhan
Manajerial Tingkat Madya
5 Diklat Substansial
Nama Atasan : Iwan Kurniawan
Jabatan Atasan : Manager
IDENTITAS ANALISIS
Nama Analisis : - Amelta Eka Putra
Arief Rachman Hakin
Maria Qibti
Nun Zuraini
Nur Patria Mudayati
Pandita Manggala
Tri Indria Wahyuni
Yuniarti Nurheryana
Nama Supervisi : Yudit Oktaria Kristiani Pardede M.Psi., Psikolog
Tanggal Pengumpulan Data : Jumat, 29 November 2013
KEDUDUKAN JABATAN DAN PEJABAT
FUNGSI, TUGAS, WEWENANG, & PELAKSANAAN
Fungsi
Pembantu manager keuangan dalam penyelenggaraan kegiatan akutansi umum dan penyelengaraan kegiatan administrasi dan pelaporan perpajakan.
Tugas Jabatan Utama / Pokok
Tugas Pokok
Untuk membuat laporan keungan yang relevan
Meneliti dan mengkoordinasi tugas karyawan
Menyajikan laporan keuangan periodik bulanan, triwulan, semesteran dan tahunan.
Wewenang Jabatan :
Akutansi
Meneliti dan mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan akutansi dengan staff dan karyawan.
Laporan Keuangan
Meneliti dan menkoordinasikan penyusunan laporan keuangan internal (home statement) dengan manajer keuangan serta direktur keuangan.
Memastikan data keuangan periodik, triwulan, semester, dan tahunan, relevan dengan yang terjadi di lapangan.
Audit Pengelolaan Perusahaan
Mengkoordinasikan pelaksanaan audit penglolaan perusahaan bersama tim audit.
Administrasi Perpajakan
Meneliti dan mengkoordinasikan pelaksanaan dan administrasi perpajakan, pembayaran serta pelaporannya dengan instansi perpajakan.
Pengendalian Perpajakan
Mengkoordinasikan pelaksanaan audit perpajakan.
Mengendalikan pelaksanaan perpajakan perusahaan.
Tugas lain yang terkait
Meneliti dan mengkoordinasikan penyusunan RKA/RKM dan pelaporan bidangnya, penerapan prosedur kerja dan system informasi manajemen yang terkait dengan bidangnya.
Membina, mengarahkan dan menilai kinerja bawahan
Melaksanakan tugas-tugas lain yang terkait yang diberikan oleh atasan.
Tahapan Pelaksanaan Tugas :
Memverifikasi dan validasi jurnal pengeluaran kas ( JKK ) atas tagihan dari supplier dan pengeluaran oprasional perusahaan yang dibuat oleh bawahan.
Memverifikasi dan validasi jurnal kas masuk atas pendapatan tunai dan pelunasan piutang yang dibuat oleh bawahan.
Memverifikasi dan validasi jurnal penjualan ( JPJ ) yang dibuat oleh bawahan.
Memverifikasi dan validasi jurnal rupa-rupa yang dibuat oleh bawahan.
Membuat laporan keuangan bulanan, triwulanan, semesteran dan tahunan yang dibuat oleh bawahan.
Mengawasi potongan PPh 21 atas gaji karyawan yang dilakukan oleh bawahan.
Mengawasi potongan PPh 23 terhadap semua pembayaran ke supplior terkait jasa yang diberikan ( perusahaan bergerak dibidang jasa bongkar muat sehingga setiap servis yang diberikan dikenakan potongan PPh 23 sebesar 2% ).
Tugas Tambahan
Wewenang Jabatan:
Membagi tugas kepada para pelaksana (pelaksana akuntansi dan pelaksana pajak).
Pada bagian pelaksana akutansi berwenang untuk memastikan laporan keuangan yang relevan
Pada bagian pelaksana pajak memastikan PPA21 untuk karyawan berjalan dengan lancer. Dan PPA23 untuk potongan pajak penghasilan, berjalan sesaui dengan ketentuan yang berlaku.
Menentukan cara kerja dalam pencapaian target tertentu.
Mengarahkan teknis pelaksanaan tugas di lingkungannya.
Tahapan Pelaksanaan Tugas :
Setiap pelaksana diberikan supervisi, cara menjurnal setiap transaksi yang terjadi.
Membenarkan kesalahan pencatatan dalam jurnal yang dibuat oleh bawahan.
HUBUNGAN JABATAN
No.Jabatan yang dihubungiUnit kerja/bagianMaksud hubunganTujuan
Konsekuensi1.Jabatan yang lebih tinggiManager keuanganAtasan bawahanMelaporkan kegiatan akutansi kepada atasan (laporan keuangan)
Bilamana laporan keuangan tidak sesuai dengan data lapangan maka akan memperoleh data yang tidak valid /akurat.
2.Jabatan yang setaraSupervisor anggaran, Superviser perbendaharaansejawatBerkoordinasi tentang segala hal yang berhubungan dengan tenaga pusat kumpulan data pada akutansi3.Jabatan yang lebih rendahAccounting staffBawahan atasanMelaksanakan pekerjaan akutansi. Contohnya: -Membuat jurnal (laporan keuangan)
Mengupdate informasi tentang kebijakan-kebijakan kepada anak perusahaan. Seperti standar prinsip akutansi keuangan.
4.Hubungan dengan pihak luar organisasiPT. Pelabuhan indonesia (Persero)Induk Perusahaanuntuk memperbarui informasi tentang kebijakan-kebijakan dari induk perusahaan yang akan diterapkan kepada anak perusahaan
TANGGUNG JAWAB JABATAN
Bawahan Langsung
No.Jabatan Bawahan LangsungJumlah BawahanPekerjaan yang DiawasiFrekuensi1.Pelaksana Akuntansi5 orangMengawasi hasil jurnal yang di inputSetiap hari2.Pelaksana Pajak3 orangMengawasi laporan pajakSetiap bulan sekali
Bahawan tidak langsung
No.Jabatan Bawahan tidak langsungJumlah BawahanPekerjaan yang diawasiFrekuensi1----
Pengambilan Keputusan
No.Jenis KeputusanDampak / Akibat Keputusan1.Menyetujui usulan pengeluaran kas dari supplier dan unit kerja lainAda beberapa usulan pengeluaran kas yang tidak dapat di setujui karena kurangnya kelengkapan administrasi, seperti bilamana terjadi trasaksi tidak disertai dengan bukti pembayaran seperti nota, kuetansi, faktur dan surat jalan.
Administrasi
No.Nama File / Formulir / LaporanAkibat Kesalahan1.Jurnal HarianJika terjadi kesalahan menginput jurnal harian ke aplikasi, akan di cek ulang dan di input ulang2.Laporan rutin ( laporan keuangan)Jika tidak teliti memasukkan data atau ada angka yang salah, melakukan data ulang (dibetulkan)
Alat / Mesin / Bahan
No.Nama Alat / Mesin / BahanAkibat Kesalahan1.Komputer, printer, telepon.Pekerjaan menjadi terhambat2.software accountingTidak dapat melaksanakan pekerjaan
Rahasia
No.Jenis RahasiaAkibat Kebocoran1.
Rahasia Jabatan (Laporan Keuangan)
Korporit sekertari (Penyimpanan arsip seluruh data perusahaan)
Notes: Dalam menjaga kerahasiaan data perusahaan, karyawan harus mengarsipkan data perusahaan dengan amanPertama kali mendapat sangsi berupa surat peringatan, teguran, sampai pada pemutusan hubungan kerja. (karyawan)
Kerugian kebocaran data perusahaan mempengaruhi performa perusahaan. (Perusahaan).
Misalnya apabila terdapat beberapa hal strategis perusahaan yang harusnya tidak terekspos menjadi terekspos terlebih dahulu. Sehingga mempengaruhi dan menimbulkan masalah dalam perusahaan.
LINGKUNGAN KERJA
Temperatur : Semua ruangan ber Ac
Penerangan : Pencahayaan baik
Kebisingan : Tidak ada
Porsi di dalam ruangan : 80% di dalam ruangan 20% di luar ruangan
Bahan beracun / berbahaya : Tidak ada
Keungkinan kecelakaan : Sangat kecil
Taraf kecelakaan : Sangat kecil
PERSYARATAN JABATAN
No.Dimensi JabatanPersyaratan Jabatan1.Pendidikan minimalS1 Ekonomi Akuntansi2.Pengalaman minimal3 Tahun3.Keterampilan minimalMenguasai Aplikasi akuntansi dan Microsoft Excel4.PelatihanOperasional Kepelabuhan, Manajerial Tingkat Madya, 5 Diklat Substansial.5.Persyaratan usiaMinimal 30 Tahun6.Persyaratan psikologisSehat jasmani dan rohani7.Persyaratan lainnyaHarus ulet dan teliti.
KESIMPULAN
Dari data di atas dapat disumpulkan bahwa Bapak Entjen Jusni yang menjabat sebagai Supervisor akutansi dan pajak di PT. Multi Terminal Indonesia yang bergerak di bidang ekspedisi peti kemas memiliki fungsi sebagai pembantu manager keuangan. Beliau telah bekerja selama 7 tahun dengan baik dalam menjalankan tugasnya.
Tugas utama beliau adalah meneliti dan mengkoordinasikan penyusunan laporan keuangan internal perusahaan (home statement), juga mengawasi staff dan karyawan. Dalam tugas jabatan utama terdapat beberapa wewenang yang meliputi : akuntansi, laporan keuangan, audit pengelolaan perusahaan, administrasi perpajakan, pengendalian perpajakan dan tugas lain yang meliputi perekapan laporan keuangan bulanan, triwulan, semesteran dan tahunan yang telah dibuat oleh staff dan karyawannya.
Beliau juga memiliki tugas tambahan yaitu membagi tugas kepada para staff, karyawan dan pelaksana, menentukan cara kerja untuk pencapaian target tertentu yang diharapkan oleh perusahaan, mengarahkan teknis pelaksanaan tugas di lingkungan, serta menjaga kerahasiaan data laporan keuangan seaman mungkin sehingga meminimalisir resiko kebocoran data perusahaan. Karena kebocoran rahasia perusahaan menyebabkan kerugian yang akan mempengaruhi performa perusahaan, jika kebocoran terjadi maka akan berpengaruh juga terhadap divisi bagian keuangan, sangsi awal berupa peringatan dan teguran bahkan akan berujung pada pemutusan hubungan kerja.
SARAN
Subjek harus teliti dalam menginput data pajak dan mengecek ulang pekerjaan yang telah dilakukan oleh rekannya, karena subjek memiliki tanggung jawab yang sangat besar dalam hal accounting. Kami memberikan saran agar ruangan yang digunakan Bapak Entjen dapat di ubah menjadi sedikit luas agar dapat memudahkannya dalam meletakkan berbagai macam arsip ke uangan, dan bila software yang di gunakan untuk bekerja rusak sesegera mungkin untuk teknikal memperbaikinya. Softwear itu sangat penting, karna pekerjaan Bapak Entjen bergantung kepada softwear tersebut.
Dalam menjalankan tugas, beliau harus menjalin relasi yang baik dengan atasan, sesama supervisor, bawahan atau staff, maupun hubungan dengan pihak perusahaan lain diluar organisasi. Karena hal ini sangat mendukung kemajuan perusahaan.
Beliau di sarnkan untuk tetap menjaga kerahasiaan perusahaan terutama dalam bidangnya berupa menjaga arsip keuangan perusahaan, karena jika terjadi kelalaian dalam menjalankan tugas, misalnya bocornya arsip keuangan perusahaan hal itu sangat merugikan perusahaan baik secara materil maupun non materil.
LEMBAR VERIVIKASI
LEMBAR DOKUMENTASI
Kamis, 23 Januari 2014
Rabu, 06 November 2013
cybercrime
PENGERTIAN
CYBERCRIME
Kejahatan dunia maya cybercrime adalah istilah yang
mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi
alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain
adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit/carding, confidence
fraud, penipuan identitas, pornografi anak, dll.
Percepatan
teknologi semakin lama semakin supra yang menjadi sebab material perubahan yang
terus menerus dalam semua interaksi dan aktivitas masyarakat informasi.
Internet merupakan simbol material embrio masyarakat global. Internet membuat
globe dunia, seolah-olah menjadi seperti hanya selebar daun kelor. Era
informasi ditandai dengan aksesibilitas informasi yang amat tinggi. Dalam era
ini, informasi merupakan komoditi utama yang diperjual belikan sehingga akan
muncul berbagai network dan information company yang akan memperjual
belikan berbagai fasilitas bermacam jaringan dan berbagai basis data informasi
tentang berbagai hal yang dapat diakses oleh pengguna dan pelanggan.
Sebenarnya dalam persoalan cybercrime,
tidak ada kekosongan hukum, ini terjadi jika digunakan metode penafsiran yang
dikenal dalam ilmu hukum dan ini yang mestinya dipegang oleh aparat penegak
hukum dalam menghadapi perbuatan-perbuatan yang berdimensi baru yang secara
khusus belum diatur dalam undang-undang.
Dalam
beberapa literatur, cybercrime sering
diidentikkan sebagai computer crime.
PENGERTIAN
CYBERCRIME MENURUT BEBERAPA AHLI :
• Andi Hamzah dalam bukunya “Aspek-aspek Pidana di Bidang Komputer” (2013) mengartikan cybercrime sebagai kejahatan di bidang komputer secara umum dapat diartikan sebagai penggunaan komputer secara ilegal.
• Forester dan Morrison mendefinisikan kejahatan komputer sebagai: aksi kriminal dimana komputer digunakan sebagai senjata utama.
• Girasa (2013) mendefinisikan cybercrime sebagai : aksi kejahatan yang menggunakan teknologi komputer sebagai komponen utama.
• M.Yoga.P (2013) memberikan definisi cybercrime yang lebih menarik, yaitu: kejahatan dimana tindakan kriminal hanya bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi cyber dan terjadi di dunia cyber.
• Andi Hamzah dalam bukunya “Aspek-aspek Pidana di Bidang Komputer” (2013) mengartikan cybercrime sebagai kejahatan di bidang komputer secara umum dapat diartikan sebagai penggunaan komputer secara ilegal.
• Forester dan Morrison mendefinisikan kejahatan komputer sebagai: aksi kriminal dimana komputer digunakan sebagai senjata utama.
• Girasa (2013) mendefinisikan cybercrime sebagai : aksi kejahatan yang menggunakan teknologi komputer sebagai komponen utama.
• M.Yoga.P (2013) memberikan definisi cybercrime yang lebih menarik, yaitu: kejahatan dimana tindakan kriminal hanya bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi cyber dan terjadi di dunia cyber.
Karakteristik Cybercrime
- Ruang lingkup kejahatan
- Sifat kejahatan
- Pelaku kehajatan
- Modus kejahatan
- Jenis kerugian yang ditimbulkan
Contoh kasus cyber crime
Plagiarisme
Plagiarisme adalah penjiplakan atau pengambilan
karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah
karangan dan pendapat sendiri. Plagiat
dapat dianggap sebagai tindak pidana karena mencuri hak cipta orang lain. Di
dunia pendidikan, pelaku plagiarisme dapat mendapat hukuman berat seperti
dikeluarkan dari sekolah/universitas. Pelaku plagiat disebut sebagai plagiator.
Yang digolongkan sebagai plagiarisme:
- menggunakan tulisan orang lain secara mentah,
tanpa memberikan tanda jelas (misalnya dengan menggunakan tanda kutip atau
blok alinea yang berbeda) bahwa teks tersebut diambil persis dari tulisan
lain
- mengambil gagasan orang lain tanpa memberikan
anotasi yang cukup tentang sumbernya
Dalam buku Bahasa Indonesia:
Sebuah Pengantar Penulisan Ilmiah, Felicia Utorodewo dkk. menggolongkan
hal-hal berikut sebagai tindakan plagiarisme.
- Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan
sendiri,
- Mengakui gagasan orang lain sebagai pemikiran
sendiri
- Mengakui temuan orang lain sebagai kepunyaan
sendiri
- Mengakui karya kelompok sebagai kepunyaan atau
hasil sendiri,
- Menyajikan tulisan yang sama dalam kesempatan
yang berbeda tanpa menyebutkan asal-usulnya
- Meringkas dan memparafrasekan (mengutip tak
langsung) tanpa menyebutkan sumbernya, dan
- Meringkas dan memparafrasekan dengan menyebut
sumbernya, tetapi rangkaian kalimat dan pilihan katanya masih terlalu sama
dengan sumbernya.
Hal-hal yang tidak tergolong plagiarisme:
- menggunakan informasi yang berupa fakta umum.
- menuliskan kembali (dengan mengubah kalimat atau
parafrase) opini orang lain dengan memberikan sumber jelas.
- mengutip secukupnya tulisan orang lain dengan
memberikan tanda batas jelas bagian kutipan dan menuliskan sumbernya.
Undang-undang yang mengatur plagiarisme
Di Indonesia, masalah hak cipta diatur dalam Undang-undang Hak Cipta, yaitu, yang berlaku saat ini,
Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002. Dalam Undang-Undang tersebut, pengertian hak cipta adalah "hak eksklusif bagi pencipta
atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau
memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut
peraturan perundang-undangan yang berlaku"
Hak cipta sendiri
memiliki dua macam hak, yakni hak moral dan hak ekonomi. Hak moral adalah hak
yang melekat pada diri pencipta, sedangkan hak ekonomi adalah hak untuk mendapatkan
manfaat ekonomi dari ciptaan tersebut
Alasan kenapa
plagiarisme tergolong dalam cybercrime
Plagiarisme jelas termasuk dalam golongan cybercrime karena biasanya
orang-orang yang melakukan plagiarisme menggunakan computer sebagai media untuk
melakukan kejahatannya. Seperti penjiplakan tulisan tulisan yang diambil dari
internet dan mengaku sebagai karyanya sendiri.
Senin, 10 Juni 2013
bentuk-bentuk utama dalam terapi
BENTUK-BENTUK UTAMA DALAM TERAPI
Terapi Supportive : Suatu bentuk terapi alternatif yang mempunyai tujuan untuk menolong pasien beradaptasi dengan baik terhadap suatu masalah yang dihadapi dan untuk mendapatkan suatu kenyamanan hidup terhadap gangguan psikisnya.
Psikoterapi suportif (atau
supresif atau non spesifik)Tujuan psikoterapi jenis ini ialah:
- Menguatkan daya tahan mental yang dimilikinya
- Mengembangkan mekanisme daya tahan mental yang baru dan yang lebih baik untuk mempertahankan fungsi pengontrolan diri. ( Maramis, 2005)
- Meningkatkan kemampuan adaptasi lingkungan (Anonym , 2001)
- Mengevaluasi situasi kehidupan pasien saat ini, beserta kekuatan serta kelemahannya, untuk selanjutnya membantu pasien melakukan perubahan realistik apa saja yang memungkinkan untuk dapat berfungsi lebih baik (Tomb, 2004).
Cara-cara
psikoterapi suportif antara lain sebagai berikut:
- Ventilasi atau kataris
- Persuasi atau bujukan (persuasion)
- Sugesti
- Penjaminan kembali ( reassurance)
- Bimbingan dan penyuluhan
- Terapi kerja
- Hipno-terapi dan narkoterapi
- Psikoterapi kelompok
- Terapi prilaku
Terapi Reeducative : Untuk mencapai pengertian tentang konflik-konflik
yang letaknya lebih banyak di alam sadar, dengan usaha berencana untuk
menyesuaikan diri.
Cara-cara
psikoterapi reduktif antara lain :
-
Terapi
hubungan antar manusi (relationship therapy)
-
Terapi sikap
(attitude therapy)
-
Terapi
wawancara ( interview therapy)
-
Analisan dan
sinthesa yang distributif (terapi psikobiologik Adolf meyer)
-
Konseling
terapetik
-
Terai case
work
-
Reconditioning
-
Terapi
kelompok yang reduktif
-
Terapi
somatic
Terapi Reconstuctive : Untuk mencapai pengertian tentang konflik-konflik yang letaknaya dialam
tak sadar, dengan usaha untuk mendapatkan perubahan yang luas daripada struktur
kepribadian dan pengluasan pertumbuhan kepribadian dengan pengembangan potensi
penyesuaian diri yang baru.
Cara-cara
psikoterapi rekonstruktif antara lain :
Psikoanalisa freud dan Psikoanalisa non freud
psikoterapi yang berorientasi kepada psikoanalisa dengan cara : asosiasi bebas,
analisis mimpi, hipoanalisa/sintesa, narkoterapi, terapi main, terapi kelompok
analitik. 1. Beberapa jenis psikoterapi suportif semua dokter kiranya harus
dapat melakukan psikoterapi suportif jenis katarsis, persuasi, sugesti,
penjaminan kembali, bimbingan dan penyuluhan (konseling) kembali memodifikasi tujuan dan membangktikan serta
memprgunakan potensi kreatif yang ada.
Langganan:
Postingan (Atom)